web analytics
Menciptakan Asa di Sekolah Rakyat Cicalengka
pada 04 Dec , 2017 | 09:34 WIB
Menciptakan Asa di Sekolah Rakyat Cicalengka
Sejumlah siswa mengikuti mata pelajaran olah raga di Sekolah Rakyat Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Job/ Naufal Azhar Syauqi)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Ada secercah semangat dari desa yang jauh dari perkotaan. Di ujung timur wilayah Bandung itu, mereka menaruh harap dalam sebuah bangunan sekolah yang sederhana.

Sekolah itu bernama SMP Djuantika, atau yang akrab di telinga dengan sebutan Sekolah Rakyat Cicalengka. Berada di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, sekolah itu memberi wadah bagi anak-anak yang haus ilmu.

Akses transportasi yang masih minim dan tingkat perekonomian yang rendah membikin anak-anak harus rela putus sekolah. Sebelumnya, di sana tak ada sekolah menengah pertama. Di sana hanya ada lima sekolah dasar. Masalah inilah yang kemudian jadi alasan dari terbentuknya SMP Djuantika.

“Banyak anak-anak putus sekolah karena jarak yang jauh untuk pergi ke sekolahnya. Nah, dari sanalah teman saya ada yang ngusulin buat bikin sekolah di sini,” ujar Pendiri sekaligus Kepala Sekolah Rakyar Cicalengka, Agus Akmaludin pada AyoBandung.

Sejak tahun 2009 sekolah ini mulai berdiri di bawah naungan Yayasan Frekuensi Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan. Nama “Djuantika” sendiri berasal dari gabungan nama pahlawan Ir. H. Djuanda dan Dewi Sartika yang merupakan pahlawan asal Jawa Barat.

Agus berkisah jika pada awalnya, yang ia inginkan adalah mengubah pola pikir warga Desa Tanjungwangi. Pasalnya, kebanyakan warga masih beranggapan jika anak-anak kudu membantu pekerjaan orang tua di kebun atau sawah.

Salah seorang tenaga pengajar olahraga di Sekolah Rakyat Cicalengka, Akbar Jaelani, berkesempatan membagi kisahnya soal pengalamannya saat pertama kali datang ke sana. Fasilitas yang masih minim dan anak-anak yang bahkan belum mengenal seragam sekolah juga sepatu.

“Waktu pertama kali mengajar, kemampuan siswa masih di bawah rata-rata atau masih di bawah standar sekolah-sekolah lain,” terang Akbar. Kendati demikian, seiring berjalannya waktu, kini para siswa Sekolah Rakyat Cicalengka kerap mengalami peningkatan.

Akbar berharap semoga ke depannya Sekolah Rakyat Cicalengka semakin maju seperti sekolah-sekolah lain pada umumnya.

(Job/ Naufal Azhar Syauqi)

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600