web analytics
Divonis 1,5 Tahun, Buni Yani Kecewa Berat
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada Nov 14, 2017 | 16:38 WIB
Divonis 1,5 Tahun, Buni Yani Kecewa Berat
Buni Yani dan Pengacaranya

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Eleltronik Buni Yani mengatakan bahwa vonis bersalah yang disematkan padanya oleh hakim tanpa melihat fakta-fakta persidangan secara benar.

Ia merasa kecewa karena perjuangannya selama ini dengan menghadirkan sejumlah saksi untuk mengungkap kebenaran kasusnya dianggap sia-sia. 

"Semua fakta persidangan tidak digunakan," ujar Buni Yani saat berorasi dihadapan massa simpatisan sesaat usai persidangan di depan Halaman Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa (14/11/2017).

Ia menilai dirinya telah dikriminalisasi oleh sejumlah pihak sehingga vonis yang keluar tidak seperti yang diharapkan.

"Allahu Akbar, saya tahu saya tidak punya salah apa-apa,  makannya saya siap berjuang, saya siap mati. Dan ini adalah kriminalisasi makan akan kita lawan," seru Buni Yani pada massa simpatisannya.

Aldwin Rahadian dalam kesempatannya mengatakan bahwa Buni Yani bukanlah seorang politisi tapi nyatanya dikriminalisasi. 

Ia menegaskan tidak sedikitpun kliennya melakukan perbuatan pelanggaran seperti yang dituduhkan dan dituntut oleh jaksa penuntut umum.

"Vonis hakim mengesampingkan fakta, para ahli (saksi-saksi) dikesampingkan. Ingat suatu waktu kita bakal dimintai pertanggung jawaban, maka sampai kapanpun akan kita lawan," tambah Aldwin. 

Pada pembacaan vonis, Buni Yani dituntut hukuman selama satu tahun enam bulan oleh Hakim. Kuasa hukum pun meminta banding pada hakim, namun sampai waktu sidang banding dilakukan dirinya mendapat keringanan untuk tidak di kurung. 

"Keluarga besar penasihat hukum mengucapkan terima kasih dan semoga Allab meridhoi perjuangan kita semua," ucap Aldwin berterima kasih pada massa simpatisan. 

berikut suasana sidang vonis Buni Yani

Editor : Asep DM
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600