web analytics
Hari Ini Divonis, Kuasa Hukum Buni Yani Ajak Warga Hadiri Sidang
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada Nov 14, 2017 | 04:35 WIB
Hari Ini Divonis, Kuasa Hukum Buni Yani Ajak Warga Hadiri Sidang
Buni Yani saat menjalanan persidangan (Ramdany/ayobandung)
BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Kuasa Hukum terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-undang ITE Buni Yani, mengajak masyarakat luas untuk hadir dalam persidangan putusan vonisnya yang digelar, pagi ini, Selasa (14/11/2017).
 
"Kami selaku Penasehat hukum mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menghadiri sidang Putusan Akhir atas kasus Buni Yani pada hari Selasa, 14 November 2017 pukul 09.00 WIB, di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung agar seluruh masyarakat dapat belajar/mempelajari kasus ini," tutur Ketua Penasehat Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian dalam keterangan resmi yang diterima AyoBandung, Senin (13/11)
 
Aldwin mengatakan pihaknya sangat menghormati setiap jalannya persidangan selama ini dan menganggapnya sebagai bagian dari Due Process of Law atau proses penegakan hukum. 
 
"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada Pak Buni secara pribadi maupun kepada Tim Penasehat Hukum, semoga seluruh amalnya dicatat yang Maha Kuasa sebagai amal kebaikan," tambah dia.
 
Ia pun berharap agar putusan hakim kelak bisa membebaskan Buni Yani dari tuduhan yang disematkan padanya. Serta memohon doa dan dukungan dari segenap lapisan masyarakat bahwa, katanya, agar keadilan dapat ditegakan di negara ini, dimana masyarakat seperti Buni Yani tidak didiskriminasikan.
 
"Kami berharap agar kasus ini menjadi cerminan masyarakat mengenai rasa keadilan dalam hukum dan juga sebagai pelajaran mengenai realitas sosial politik di negara kita dewasa ini," tambahnya lagi. 
 
Sebagai informasi, Buni Yani dalam persidangan terancam 2 tahun penjara atas tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang diduga menyebarkan video mengenai ceramah Gubernur Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Selain itu, ia dikenakan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan masa penjara. 
Editor : Asep DM
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600