web analytics
Kurang Lengkap ke Bandung, Jika Tak Menjajal Lotek Macan
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada Nov 08, 2017 | 15:58 WIB
Kurang Lengkap ke Bandung, Jika Tak Menjajal Lotek Macan
Seporsi Lotek Macan. (Eneng Reni/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Menurutmu apa yang paling membuat kangen ketika disebutkan nama Kota Bandung? Lokasi wisata alamnya yang indah? Seabrek tempat belanja? atau wisata kulinernya? Pasti jawabannya bermacam-macam kan... 

Namun demikian, dipastikan hampir semua orang khususnya pelancong akan ketagihan dengan kuliner yang menjadi ciri khas Bandung dengan sajian ala Sundanya yang kental. 

Salah satunya yang paling menggoyang lidah adalah lotek. 

Lotek atau bahasa kerennya Indonesian Salad ini menjadi ciri dan identitas kota Bandung. Sajian satu porsi lotek biasanya terdiri dari sayuran yang telah direbus atau mentah dicampur dengan bumbu kacang yang terdiri dari kacang tanah, kencur, bawang putih, perasan jeruk limau, dan cabe yang diulek menjadi satu. 

Buat yang penasaran bagaimana rasa si salad ala Indonesia ini, di Bandung atau lebih tepatnya di Jalan Badak terdapat warung lotek yang sudah cukup masyhur di kalangan masyarakat. Namanya Lotek Macan. 

Kok Macan? Apa hubungannya dengan si kucing besar bertaring itu? Tenang, sebenarnya tak ada hubungannya sama sekali dengan binatang buas tersebut kok. Dinamakan Lotek Macan karena kuliner tradisional ini berkaitan dengan nama lokasinya yang tepat menghadap ke Jalan Macan, sehingga untuk memudahkan saat diingat, sang empunya menamai warung ini dengan warung Lotek Macan.

Pada dasarnya Lotek Macan ini sama dengan lotek pada umumnya. Sajiannya satu porsi lotek ini terdiri dari berbagai macam jenis sayuran seperti kol, tauge, kangkung, sawi, dan kacang panjang. 

Namun yang membuatnya berbeda, Lotek macan ini memiliki cita rasa yang khas yakni terletak di bumbu atau saus kacangnya yang konon menghipnotis banyak orang sehingga merasa ketagihan dan ingin lagi dan lagi untuk mencicipi. 

Sang pemilik, Wawa, bercerita Warung Lotek Macan miliknya telah dirintis sejak 1956 oleh sang ibu, Tanita Sari. Namun, kala itu warung yang terletak di sebuah gang ini hanya menjual panganan rujak atau asinan. 

"Yang mendirikan usaha ini pas tahun 1965 itu ibu saya dan dulu jualannya cuman rujak saja. sekarang dipegang saya, anak sulungnya sebagai generasi kedua," ujar Wawa saat ditemui Ayobandung di warungnya, Rabu (8/11/2017).

Hingga tepatnya Pada 1974, Wawa pun menyebutkan, Warung Lotek Macan tersebut resmi berdiri dan menambahkan lotek sebagai salah satu menu andalannya.

"Awalnya pas 1956 hanya jualan rujak. Tapi Seiring waktu banyak pelanggan yang meminta menu lain. Makanya pas 1974 kita sediakan menu tambahan salah satunya lotek," lanjut Wawa. 

Kini, Warung Lotek Macan menyediakan menu tradisional lainnya seperti bakso tahu, asinan, soto Bandung, nasi rames, mi kocok, rawon, dan sebagainya. 

Tak ketinggalan kudapan dan minuman juga tersedia seperti aneka Jus, yogurt, kolak sagu, kolak jali, kolak pisang, bubur lemu dan juga kolak campur. 

Setiap harinya, Warung Lotek Macan beroperasi dari pukul 10.00 WIB sampai jam 16.30 WIB. Untuk harganya, menu di Warung Lotek Macan ini sangat terjangkau. Untuk satu porsi Lotek Macan dihargai mulai dari Rp17.000 sampai Rp20.000 untuk porsi komplet.

Jadi bagi yang ingin menjajal lotek legendaris di Bandung, Lotek Macan mungkin bisa menjadi salah satu daftar pilihan tempat untuk berburu kulinermu.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600