web analytics
Oded Resmi Membuka Festival Olahraga Gulat Tradisional Benjang
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada Nov 08, 2017 | 15:27 WIB
Oded Resmi Membuka Festival Olahraga Gulat Tradisional Benjang
Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat membuka Festival Olahraga Gulat Tradisional Benjang di Eco Bambu Cipaku, Cidadap, Kota Bandung, Rabu (8/11/2017). (Ananda Muhammad/AyoBandung).

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Jangan kira olahraga gulat hanya ada di luar negeri. Di Kota Bandung, tepatnya di kawasan Bandung sebelah timur, konon sejak abad 18 telah terlahir seni gulat bernama benjang.

Awal mula kelahiran benjang tercipta dari sebuah permainan tarung biasa. Kemudian berkembang dan dikemas sedemikian rupa dengan penambahan ibingan (tarian) yang mirip dengan gerak pencak silat.

"Benjang dari Bandung Timur, asalnya dari permainan kemudian berkembang jadi bela diri," ungkap Koordinator Pasanggiri Benjang, Iman Fiermansyah menjelaskan mengenai Benjang dalam acara Pembukaan Festival Olahraga Gulat Tradisional Benjang di Eco Bambu Cipaku, Cidadap, Kota Bandung, Rabu (8/11/2017).

Di kawasan Bandung Timur, benjang terpusat di Ujungberung dan Cibolerang. Namun, kata Iman, dalam perkembangannya benjang berhasil tersebar masuk ke perkampungan-perkampungan kawasan Bandung Timur. 

Dahulu, seni benjang kerap dirangkaikan kedalam prosesi panen padi milik warga. Maka tidak salah bila benjang dianggap sebagai bagian dari pesta masyarakat. "Dulu benjang dilaksanakan setelah panen, pemain harus siap kalau bertanding di jerami dengan gatelnya," kata dia.

Disamping itu, yang membedakan benjang dengan gulat pada umumnya adalah teknik yang diterapkan pada pertandingan, termasuk ibingan dan suara alat musik khas Sunda yang dimainkan sepanjang pertandingan.

Festival Olahraga Gulat Tradisional Benjang 
Pada tahun ini festival benjang diadakan di kawasan Kecamatan Cidadap. Selain karena penyelenggaraannya berbeda tidak seperti di daerah Ujungberung, diharapkan benjang lebih dapat dikenal oleh masyarakat Bandung lainnya. 

Menurut Iman, gelaran festival benjang kali ini adalah untuk memperlombakan pemain benjang untuk diseleksi menjadi wasit. Pasalnya kedepan, festival benjang akan diadakan di tingkat pusat. 

"Acara ini intinya untuk ujian wasit, jadi nanti kita mau membina wasit benjang di kota Bandung, harus tahu segalanya sebagai wasit karena rencana ke depan ada pasanggiri Benjang se-Jawa Barat," tambah dia.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengapresiasi penyelengaraan festival benjang ini. Menurutnya, benjang punya keunikan tersendiri. "Dan ini harus kita tingkatkan agar olahraga tradisional ini tidak dikalahkan oleh olahraga lainnya. Jadi ulah silih ku junti, jangan sampai kalah olahraga dari budaya impor," kata dia.

Ia pun berpesan pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung sebagai leading sektor yang mengurusi benjang agar lebih memfasilitasi setiap gelaran benjang.

"Dinas terkait terus memberikan support dan perhatian agar seni ini bisa bertahan dan berkembang," tambahnya. Jika dukungan dari pihak pemerintah bisa teraplikasi penuh, diharapkan seni benjang bisa jadi salah satu tujuan wisata bagi warga, baik domestik dan mancanegara. 

"Juga dukungan bukan olahraga, tapi untuk sisi destinasi wisata," katanya.
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Nmax Socmed Ayo Bandung 160x600