web analytics
Bulog Divre Jabar Pacu Serapan Beras
Oleh Asep DM, pada Nov 07, 2017 | 16:21 WIB
Bulog Divre Jabar Pacu Serapan Beras
Kepala Bulog Divre Jabar M. Sugit Tedjo Mulyono

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Perum Bulog Divisi Regional Jawa Barat akan memacu pengadaan beras dalam sisa dua bulan akhir tahun 2017 ini untuk mengejar target pengadaan sebesar 611.365 ton.

Kepala Bulog Divre Jabar M. Sugit Tedjo Mulyono mengatakan sepanjang tahun ini, pihaknya mengalami banyak kendala dalam penyerapan beras terutama akibat banjir dan serangan hama.

Berdasarkan data yang masuk hingga 6 November 2017, realisasi pengadaan tercatat 373.256 ton setara beras atau mencapai 61,05% dari target sebesar 611.365 ton.

“Kami akan pacu dalam dua bulan ke depan dengan mendatangi sentra-sentra padi yang sedang panen. Kami optimistis realisasi akhir tahun nanti meningkat signifikan,” ujarnya di Bandung, Selasa (07/11).

Selain kendala tadi, ada beberapa budaya lokal yang menyebabkan petani tidak bisa langsung menjual hasil panenya. Di Ciamis, misalnya, kebiasaan petani tidak langsung menjual hasil gabahnya kepada pedagang maupun Bulog, karena harus disimpan dalam jangka waktu tertentu.

“Kami sedang membidik sisa-sisa panen tadi, seperti di Ciamis,” ujarnya.

Selain itu, dalam dua bulan ke depan, sebenarnya belum memasuki musim panen. Namun, ada beberapa wilayah di Jabar yang akan melakukan panen meskipun daerahnya terpencar dan dalam skala sedikit.

Selain itu, lanjut Sugit,  Bulog Divre Jabar juga akan mendatangi petani yang panen secara sporadis dan terpencar tadi. Bulog juga akan menyerap beras-beras dengan kualitas baik atau premium dari petani, asalkan harga beli lebih rendah dari harga jual.

Mengenai stok atau ketahanan pangan di Jabar, Sugit mengemukakan saat ini persediaan di gudang Bulog mencapai 197.210 ton setara beras dan cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam 5,8 bulan ke depan.

Adapun untuk  realisasi penyaluran beras sejahtera atau Rastra sampai 6 November 2017 telah mencapai 334.484 ton atau 84,53% dari pagu 2017 sebesar 395.689 ton beras.

Editor : Asep DM
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600