web analytics
Disperindag Jabar Dorong UKM Bidik Pasar Ekspor
Oleh Anggun Nindita Kenanga Putri, pada Nov 07, 2017 | 15:36 WIB
Disperindag Jabar Dorong UKM Bidik Pasar Ekspor
Plt Kepala disperindag Jabar, Hening Widiatmoko, meninjau sejumlah pelaku usaha di salah stand pada Pameran Produk-Produk Unggulan di kawasan Cihampelas Walk, Jln. Cihampelas, Kota Bandung, Jumat (12/5/2017). Disperindag Jabar akan mengadakan pelatihan bagi UKM agar bisa menembus pasar ekspor

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan program pelatihan bagi calon pebisnis yang barangnya siap untuk diekspor agar bisa menembus pasar internasional.

Plt Kepala Disperindag Jabar Hening Widiatmoko mengemukakan para pengusaha lokal terutama sektor usaha kecil dan menengah (UKM) akan diberi bekal dan kemampuan untuk memasarkan poduknya ke pasar global.

Program pelatihan ekspor ini merupakan kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian

“Pelatihan ini bisa membantu para pedagang lokal agar tidak hanya jago di kandang saja. Tapi pada akhirnya bisa memasarkan produknya sampai ke internasional,” ujarnya dalam acara Workshop E-Smart IKM (Sentra) pada Selasa (7/11/2017).

Menurutnya, dalam program pelatihan ini, para pengusaha kecil dan menengah akan diajarkan untuk berbagai kemudahan persyaratan bagi produk yang siap untuk dikirim ke luar. 

"Misalnya jadi eksportir itu seperti apa. Kelayakan untuk masuk pasar eksportir itu seperti apa, dan siklus perdagangannya seperti bagaimana," ungkapnya.

Selain itu Disperindag Jawa Barat juga akan mendukung Pemprov Jawa Barat yang berencana akan membuat suatu platform berbasis online untuk memperkenalkan produk-produk asli Jawa Barat.

"Pak Gubernur pada saat festival kopi beberapa hari yang lalu menyampaikan, agar para pelaku bisnis  kopi ini bisa dibikin suatu platform berbasis online," ucapnya.

Aplikasi bisnis daring tersebut bisa berupa website maupun e-commerce. Nantinya, Disperindag akan mengajak Diskominfo Jabar untuk menyiapkan sistemnya.

"Sebenarnya bisa dilakukan tapi tidak mudah dikelolanya. Harus banyak yang dipersiapkan. Salah satunya adalah sistem IT dan maintanence nya. Nanti kita bisa bekerjasama dengan Diskominfo untuk membentuk unit teknisnya," jelasnya.

 

Editor : Asep DM
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600