web analytics
West Java Coffee Festival 2017 Siap Digelar di Bandung
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada Oct 31, 2017 | 15:44 WIB
West Java Coffee Festival 2017 Siap Digelar di Bandung
Konferensi pers West Java Coffee Festival 2017 di Kantor Disperindag Jabar, Selasa (31/10/2017).(Eneng)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar West Java Coffee Festival atau WJCF sebagai gelaran tahunan penikmat kopi di daerah tersebut.

WJCF akan berlangsung selama tiga hari, yakni 3-5 November di Plaza Trans Studio Mall Bandung.

Dalam gelaran tersebut, pengunjung akan diberikan sajian konten yang menarik melalui kolaborasi hulu dari petani kopi dan hilir sebagai penyedia pasar.

Tak hanya itu, berbagai event turut memeriahkan gelaran antara lain coffee exhibition, coffee talkshow, fair trade & coffee businness,  WJCF off the day, dan sebagainya.

Untuk memikat banyak pengunjung, panitia akan menyediakan 15.000 cup kopi asli Jabar.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Hening Widiatmoko mengatakan WJCF 2017 menjadi salah satu instrumen keberhasilan transaksi kopi asli Jabar.

Ia mengatakan, gelaran tersebut pun sebagai upaya mempertemukan antara produsen dan pebisnis.

"Event ini terselenggara karena ada sinergitas antara Disperindag tentu dengan Dinas Perkebunan," ujar Hening saat konferensi pers WJCF 2017, di Gedung Disperindag Jabar, Selasa (31/10/2017).

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Widi --sapaan akrabnya-- menyebut, gelaran kali ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat serta stakeholder terkait produksi kopi asli Jabar.

"Membagikan kopi saja tidak akan cukup, kegiatan ini perlu ada upaya edukasi kepada masyarakat. Bila ingin mengenal kopi perlu pengenalan dari hulunya," ujarnya.

Pengenalan tersebut mulai dari produksi di berbagai lokasi serta kehadiran barista profesional yang akan memproses pengolahan kopi.

"Kami sangat berharap event ini bisa diakses secara luas oleh para pengunjung. Sebab kopi Jabar sudah dikenal yang berjenis specialty,” ujarnya.

Komitmen dan Perbaikan Produk Kopi

Ia pun berkomitmen untuk memacu produksi kopi baik kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut mampu diwujudkan dengan kolaborasi bersama Dinas Perkebunan yang mengurusi sektor hulu. Adapun Disperindag bertindak di sektor hilir untuk mempromosikan produk.

Ia menyebutkan beberapa kopi asli Jabar yang sudah menembus pasar ekspor antara lain Kopi Gunung Tilu, Kopi Wanoja, MPIG Burangrang, Kopi Arjuna, Kopi Murbeng Puntang, Kopi Manglayang, dan Kopi Malabar.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600