web analytics
Menengok Nuansa Tropical Vintege di Satu Delapan Selfie & Eatery
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada Oct 30, 2017 | 18:13 WIB
Menengok Nuansa Tropical Vintege di Satu Delapan Selfie & Eatery
Suasana ruang dalam Satu Delapan Selfie & Eatery, Bandung. (AyoBandung/Eneng Reni)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kafe atau restoran masa kini memang tak lagi hanya menyajikan makanan dan minuman yang digemari oleh konsumen, tapi juga menawarkan suasana yang "membangkitkan" imajinasi. Dengan demikian pula, para tamu seolah terpanggil untuk merasa betah berlama-lama dan ingin datang kembali.

Hal yang sama juga berhasil diwujudkan oleh salah satu kafe di Bandung. Satu Delapan Selfie & Eatery, namanya. Berada di Jalan Anggrek, tempat ini jadi tempat nongkrong teranyar Bandung yang menawarkan konsep desain interior nan ciamik.

Unsur tropis ditambah dengan sentuhan rasa vintage bernuansa barat mendominasi seluruh ruang Satu Delapan Selfie & Eatery. Aura yang tercipta tak melulu berkesan eksklusif, tapi juga tak meninggalkan kesan tradisionalnya.

Direktur Operasional Satu Delapan Selfie & Eatery, Sony Herlambang mengatakan jika “rasa” baru ini terwujud melalui pengolahan finishing detail dekoratif dan aplikasi ornamen yang unik dari gagasan dirinya beserta dua rekannya.

Awalnya, yang terpikir adalah suasana hutan tropis. Suasana itu jatuh pada ornamen rotan, kayu, dan pohon-pohon tropis kecil yang menyeruak di sudut-sudut kafe. “Kita pengin sesuatu yang renyah dan kelas tropikal vintage-nya dapat,” ujar Sony saat berbincang dengan AyoBandung, Senin (30/10/2017).

Tengok saja bagian “Sarande Area” yang terletak di bagian luar kiri kafe. Area itu dihiasi oleh sentuhan tropis yang amat kental serupa kursi-kursi rotan yang dibungkus kain bermotif pohon kelapa. Tak ketinggalan pula, salah satu sudut yang menyajikan sekumpulan love birds yang ditempatkan di dalam kandang, yang dibentuk menyerupai gapura.

Underneath the Mango Tree”. Tulisan itu tertera dalam salah satu dinding di Sarande Area. Dinding itu rupanya bisa dijadikan tempat berswafoto dengan latar pantai dan seorang gadis yang tengah menari tarian Hawaii.

Aura konsep tropis dan vintage di Sarande Area ini seolah memang dibentuk untuk mengisi lubang kekosongan unsur alam dari si kafe tersebut. Dan, yang ujung-ujungnya, memancing orang-orang untuk datang ke kafe itu demi sebuah foto.

Tagline Selfie & Eatery” itu memang agak lucu terdengar. Rupanya tagline itu dipilih tidak sembarangngan. “Karena bisa dilihat banyak spot-spot di sini yang sayang dilewatkan buat ber-selfie,” ujar Sony.

Beranjak memasuki area dalam kafe, konsep tropical vintage ini semakin menjadi-jadi. Di mana area utama tempat makan ini disajikan dengan sangat eye catchy. Mulai dari kursi rotan dengan berbagai ukuran, warna-warna tosca dan kayu yang kentara, juga lampu-lampu hias yang mengantung dan menempel di dinding kafe amat menambah kesan yang lawas namun hangat. 

Suasana tropis di area utama ini memang amat dituangkan dalam karya aplikasi deretan kursi rotan, sofa, dan meja makan. Bahkan, pohon tropis dipajang berjejer untuk menghiasi sebagian plafon ruang. Sementara finishing lantainya dibuat dari keramik bercorak bunga dengan warna-warna tak kalah vintage.

Interior yang menjadi "si pencuri perhatian" pun tertuju pada salah satu pojok ruang yang merupakan tempat makan sekaligus area swafoto paling favorit. Bagaimana tidak? Di sudut ini para tamu bisa berswafoto dengan latar lampu kuning yang ditempel simetris di dinding kafe. Selain ornamen lampu, aksesori bernuansa hommy berupa jendela kayu yang cukup besar juga diaplikasikan untuk semakin memberikan kesan lawas. 

"Di area utama memang aura vintage-nya kerasa banget. Mulai dari ornamen rotan, lampu, sama pohon-pohon kecilnya. Karena kita juga pengin ngeliatin warna-warna yang ada memang penuh warna mulai dari desain sampai tampilan makanannya juga," kata Sony. 

Beranjak ke bagian belakang restoran, ada bar yang menyajikan racikan berbagai minuman kopi hingga mocktail tanpa alkohol. Area bar ini pun tak kalah menyuguhkan suasana ruang interiornya yang bernuansa vintage pula.

Area bar ini diisi bangunan yang mengekspos dinding dan plafon yang dicat warna putih.  Sedangkan balok-balok kayu dan kursinya sengaja diekspos dengan tetap mempertahankan ornamen rotan.

Sentuhan akhir dan aksesori bernuansa interior tropikal vintage ini pun didukung oleh tata pencahayaan yang optimal berupa deretan lampu spotlight, lampu downlight, dan lampu tersembunyi jenis LED yang diterapkan di plafon.

Rupanya sentuhan tropikal vintage untuk dekorasi interior sebuah kafe bisa sangat aplikaif dan terlihat pas. Jadi siapa yang penasaran dengan kafe berkonsep tropical vintage ini?

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600