web analytics
Mahasiswa Geruduk Gedung Sate Kecam Tindakan Represif Aparat Hukum
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada Oct 23, 2017 | 14:01 WIB
Mahasiswa Geruduk Gedung Sate Kecam Tindakan Represif Aparat Hukum
Sejumlah mahasiswa atasnamakan Mahasiswa Jawa Barat gelar aksi mengecam tindakan represif aparat hukum di depan Gedung Sate, Bandung, Senin (23/10). (AyoBandung/Ananda Firdaus)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sekitar 40 massa mengatasnamakan Mahasiswa Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Senin (23/10/2017) siang. Mereka menilai aparat hukum negara telah bertindak represif dengan mengamankan sejumlah rekan mahasiswa dalam aksi tiga tahun Pemerintahan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta (20/10/2017) kemarin.

"Di Jakarta kemarin menjadi saksi bisu betapa sewenang-wenangnya aparat dalam bertindak. Aparat melakukan tindakan represif dengan memukul, melempar batu dan melakukan provokasi. " ujar Presiden Mahasiswa BEM REMA Universitas Pendidikan Indonesia, Ahmad Fauzi Ridwan.

Menurut informasi yang dihimpun pihaknya, 14 orang mahasiswa yang pergi ke Istana Merdeka bahkan dibawa tanpa ada proses sesuai prosedur penangkapan. Ia menuduh perbuatan itu tak ubahnya tindakan pada hewan yang jelas langgar Hak Asasi Manusia. "Hingga saat ini empat kawan kami belum dibebaskan," kata dia.

Selain itu, tuduhnya, catatan kelam tindakan refresif aparat tidak hanya terjadi di Istana Merdeka, tetapi beberapa hari yang lalu di Lumajang, Universitas Sriwijaya dan beberapa kampus lainnya.

Dalam aksi tersebut, pihaknya mengecam tindakan represif aparat terhadap penyampaian aspirasi publik. Selain itu, massa juga menuntut agar segera membebaskan para mahasiswa yang masih ditahan di Polda Metro Jaya.

"Kemudian mengecam tindakan penyalahgunaan wewenang dan tugas kepolisian, dan menuntut DPRD menjalankan fungsi aspirasinya, juga melindungi penyampaian publik dari kemungkinan represif aparat ke depannya," tulis keterangan resmi dari massa aksi.

Di samping menyerukan hal itu, mereka juga ingin agar Presiden Joko Widodo dapat  turun tangan menyelesaikan segala permasalahan di wilayah Jawa Barat. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600