web analytics
Ingin Hura-hura di Akhir Pekan? Ini 5 Tempat Hangout Asyik di Bandung
Oleh Asri Wuni Wulandari, pada Oct 20, 2017 | 15:29 WIB
Ingin Hura-hura di Akhir Pekan? Ini 5 Tempat Hangout Asyik di Bandung
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Ini hari Jumat, maka besok berarti Sabtu. Waktunya bagi kamu untuk melepas penat dari tumpukan deadline selama sepekan.

Jangan malu-malu untuk bersenang-senang, karena itu hakmu. Tentu definisi bersenang-senang menghabiskan waktu libur dalam diri setiap orang saling berbeda. Ada yang senang dengan pelesiran tunggal di antara kesunyian, ada yang senang dengan berbelanja sampai mati, ada yang senang dengan hanya berdiam di rumah ditemani pijitan tangan ibu, atau senang lantaran dentuman suara musik di tengah pesta hingga tak sadar malam semakin larut.

Yang terakhir itu, identik dengan kawula muda. Apalagi Bandung, yang dikenal sebagai destinasi favorit banyak orang di penjuru dunia, dan membuatnya tak terelakkan dari eksistensi kelab-kelab malam yang hingar bingar.

Buat kamu yang ingin menghabiskan akhir pekanmu dengan berpesta ajojing sampai die, berikut AyoBandung berikan beberapa rekomendasi tempat yang bisa kamu datangi :

 

Shelter

Jalan Sulanjana di bilangan Dago kini dikenal sebagai kawasan yang di dalamnya berderet sejumlah kelab-kelab malam tersohor Kota Bandung. Sampai-sampai ada sedikit guyon yang muncul di Bandung soal Sulanjana Fighting Club, yang merujuk pada kebiasaan berkelahi para party people sehabis ajojing di kelab-kelab malam sekitar Sulanjana. Salah satunya, Shelter.

Lokasinya tak jauh dari kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Tempat ini merupakan salah satu kelab malam dengan bangunan yang cukup besar dan selalu dipadati pengunjung. Yah, salah satu yang paling populer deh.

Harga yang ramah kocek kawula muda, plus desain arena pestanya yang dibuat menyerupai kelab bawah tanah dengan graffiti yang disemprot di beton-beton, membuat tempat ini jadi spot berkumpulkan para hipster yang saling bercengkrama di akhir pekan.

Buka setiap hari dalam sepekan, dengan beberapa tema sendiri. Misalnya “Afro Night” di Selasa malam, dan beberapa tema lainnya.

Sobbers

Seiring zaman yang semakin kekinian, eksistensi kelab malam di Bandung tak terelakkan lagi memenuhi sejumlah jalanan-jalanan padat di tengah kota. Selain Jalan Sulanjana, Jalan Setiabudi juga jadi incaran para pemilik usaha kelab malam. Sobbers, salah satu kelab malam hits di bilangan ini.

Lokasinya masih di bagian bawah Jalan Setiabudi, tak jauh dari factory outlet maha kesohor Rumah Mode. Sobbers punya jam operasional sejak sore hingga dini hari dan kerap didatangi para pelancong.

Bakal ada sofa-sofa empuk yang bisa jadi tempat istirahatmu kalau-kalau kamu lelah di tengah ajojing. Atau kalau lapar, kamu juga bisa mencicipi sajian-sajian masakan Asia-Eropa yang dipunyai Sobbers.

Southbanks

Ini namanya bar dan kelab malam yang sangat industrial. Desain ruangan menyerupai bangunan industrial terbengkalai yang ditinggalkan di daerah pinggiran sebuah kota metropolitan. Lantas, di tempat “terbengkalai” atau “terbuang” itulah, lepaskan tawa dan kebahagiaanmu!

Southbank adalah salah satu dari sederet bar dan kelab malam tersohor kepunyaan Bandung. Terletak di Jalan Sumatera (dekat dengan Bandung Indah Plaza), setelah sebelumnya berlokasi di Jalan Aceh.  Dari namanya, ia menunjukkan beberapa kesamaan dengan distrik Southbank, salah satu daerah di London, Inggris.

Sebenarnya Southbank ini berkonsep bar dan lounge. Namun setiap akhir pekan, tempat ini menjelma sebuah kelab malam yang selalu dipadati kawula muda.

Dindingnya sebagian besar ditutupi dengan semen. Belum lagi lampu temaram kekuningannya. Tempat yang sangat asyik buat kamu jadikan pilihan untuk hangout bareng teman-teman. Sekaligus membuat tempat ini tak pernah sepi dari keramaian.

Mox

Kalau kamu mengalami masa-masa jaya di Bandung di era awal 2000-an, niscaya kamu akan mengenal sebuah kelab malam bernama Embassy. Berada di dalam kawasan Cihampelas Walk, Bandung, dan selalu menyuguhi kawula muda dengan suara dekstak-dekstaknya hampir setiap hari.

Kini, Embassy menjelma Mox. Percis di tempat yang sama. Berdekatan dengan Aston Tropicana Hotel dan Hotel Sensa.

Desain area ajojingnya pun tak pernah berubah sejak pengambilalihan. Sebuah kelab berbentuk persegi panjang di lantai satu dengan langit-langit yang rendah.

Tapi memang, jika dibandingkan dengan kelab yang lain, Mox punya penawaran harga yang lebih tinggi dan sedikit didominasi orang (sedikit) tua. Kenapa? Sebab tempat ini memang rada dikenal tempat orang-orang (sedikit) tua.

Fame Station

Kalau yang satu ini agaknya cukup legendaris di telinga kawula muda Bandung. Berdiri sejak awal 2000-an, Fame Station memang telah dikenal sebagai salah satu kelab malam, bar, dan tempat gigs-gigs musik di Bandung sejak dulu.

Dulu, Fame Station mengambil lokasi di salah satu gedung di Jalan Gatot Subroto. Namun kini, tempat hangout itu berlokasi agak jauh dari kota, di Jalan Sersan Bajuri, Bandung.

Tapi meski jauh, tempat ini selalu ramai dipadati kawula muda. Biasanya kepadatan mulai terasa sejak pukul 01.00 WIB. Kecuali kalau kebetulan acara diisi oleh band-band lokal, maka kamu bisa datang ke Fame Station sejak sore hari.

Di tempat ini, kamu bisa menikmati segelas koktail atau sekadar ngemil sembari ditemani lanskap Kota Bandung di malam hari. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600