web analytics
Gaya Bertahan Klise Mou Mulai Diterapkan di MU?
pada Oct 19, 2017 | 08:40 WIB
Gaya Bertahan Klise Mou Mulai Diterapkan di MU?
Jose Mourinho (manutd)

AYO BACA : Chelsea Hampir Kalah oleh AS Roma, Diselamatkan Hazard

AYO BACA : Mesi Cetak Gol ke 100 di Eropa

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Arsitek Manchester United Jose Mourinho mulai menggunakan strategi klise yang pragmatis dengan kemenangan tipis, yang terlihat paa lanjutan Liga Champions saat menang 1-0 atas Benfica.

Setan Merah yang sebelumnya terbiasa memenangkan pertandingan atau piala dengan skor produktif, mungkin harus terbiasa dengan strategi pragmatis Mou yang memenangi laga menggunakan taktik-taktik bertahan.

Manchester United hanya meraih kemenangan 1-0 di Liga Champions Benfica berkat gol tendangan bebas Marcus Rashford di babak kedua. Hasil itu memang cukup untuk menjaga posisi United di puncak klasemen, walaupun mereka bisa saja memenangi laga dengan selisih gol yang lebih besar.

"Saya tidak pernah merasa bahwa kami harus kebobolan satu gol dan pertahanan kami solid," kata Mourinho nya kepada BT Sport dilansir Reuters, seusai pertandingan.

"Terkadang saya merasa pertahanan yang bagus seperti sebuah kejahatan, padahal itu adalah cara untuk mendapatkan hasil. Kami satu poin lagi menuju kualifikasi dan satu kemenangan untuk memenangkan grup dalam dua laga di kandang sendiri," jelas pelatih asal Portugal itu.

United tampil bertahan dengan minimnya kreativitas di lini tengah akibat absennya gelandang andalan Paul Pogba yang cedera. Gelandang lainnya, Fellaini dan Carrick, juga tidak bisa merumput karena cedera.

Namun taktik pragmatis itu memang membuat Manchester United belum terkalahkan di Liga Champions maupun di Liga Inggris. Mereka di urutan kedua klasemen, terpaut dua angka dari Manchester City.

Saat menghadapi tim-tim urutan bawah, Manchester United mampu mencetak empat gol antara lain ke gawang West Ham United, Swansea City, Everton, Burton Albion, CSKA Moscow dan Crystal Palace. Sedangkan dua pertandingan terakhir saat MU melawan Liverpool dan Benfica, Mourinho tak mau mengambil risiko dan memilih taktik bertahan.

Pada laga ini MU bisa dikatakan beruntung karena mencetak gol berkat kesalahan kiper muda Benfica, Mile Svilar, yang keliru mengantisipasi tendangan bebas Rashford.

"Tanpa tekanan, kami tahu gol akan datang," kata Mourinho terkait kesalahan kiper Benfica berusia 18 tahun itu.

"Saya tahu seberapa bagus kiper itu, saya sampaikan kepada para pemain. Kami punya sedikit strategi, terutama pada bola servis untuk membuat lawan tidak nyaman. Kami menempatkan pemain di sekelilingnya sehingga dia tidak bisa keluar," kata Mourinho.

Kendati melakukan kesalahan, namun Mile Svilar mencetak sejarah sebagai kiper termuda yang bermain di Liga Champions, demikian Reuters.

Manchester United memuncaki klasemen sementara grup A dengan sembilan poin, sementara Benfica berada di dasar klasemen tanpa meraih poin. Basel berada di urutan kedua setelah mengalahkan CSKA Moskow 2-0.

Pada jalannya laga yang disiarkan televisi swasta nasional, Manchester United terlihat kesulitan mengembangkan permainan dengan permainan menekan dan disiplin yang diterapkan para gelandang Benfica.

Juan Mata, Henrikh Mkhitarian dan Ander Herrera tidak leluasa meninggalkan posisinya untuk membantu penyerangan, sementara Lukaku pun tampak "kesepian" di lini depan karena tidak menerima umpan matang untuk membuka peluang.

Salah satu peluang terbaik United tercipta pada pertengahan babak pertama saat Nemanja Matic merangsek ke depan melalui sebelah kiri kemudian melepaskan tendangan mendatar, sayang bola bisa ditepis kiper Benfica.

Pada babak kedua, Matic kembali mengemas peluang melalui sepakan dari luar kotak penalti, namun arah bola tidak akurat pada menit 58.

Gol yang ditunggu Jose Mourinho hadir pada menit 64 saat tendangan bebas Rashford yang ditujukan sebagai umpan justru ditangkap Svilar yang melakukan kesalahan mundur dari posisi melompatnya sehingga bola melewati garis gawang.

Benfica punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan dari tendangan pojok Cervi kepada Dias yang menunggu di dalam kotak penalti pada menit 84, sayang peluang itu tidak berbuah gol sehingga skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Benfica (4-2-3-1): 
Svilar; Douglas, Luisao, Dias, Grimaldo; Fejsa, Augusto; Salvio, Pizzi, Goncalves; Jimenez.
Cadangan: Cesar, Lopez, Samaris, Zivkovic, Cervi, Jonas, Seferovic.

Man United (4-2-3-1): De Gea; Valencia, Lindelof, Smalling, Blind; Herrera, Matic; Mata, Mkhitaryan, Rashford; Lukaku.
Cadangan: Romero, Darmian, Jones, McTominay, Young, Lingard, Martial.

AYO BACA : Hasil Lengkap Liga Champions Fase 3, Kamis

Source: Antara

Editor : Administrator
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600