web analytics
Astri Nurdianti Si Penabuh Tamborin dari Bomber
Oleh Anggun Nindita Kenanga Putri, pada Oct 13, 2017 | 10:47 WIB
Astri Nurdianti Si Penabuh Tamborin dari Bomber
Astri Nurdianti.(Anggun)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Bila sering menonton Persib langsung di stadion pasti akan melihat selalu ada keriuhan di tribun selatan. Mereka adalah Bomber atau Bobotoh Maung Bandung Bersatu yang selalu meramaikan pertandingan dengan yel-yel untuk memberi semangat bagi Persib Bandung.

Yel-yel yang dilantunkan diiringi pemain musik yang tergabung di Bomber Music Crew. Mereka yang membuat yel-yel menjadi lebih berirama. Ada yang unik, di antara para pemain musik tersebut, ada sesosok wanita mungil yang pandai bermain tamborin. Dia adalah Astri Nurdianti.

Mojang asli Bandung ini dari kecil sudah menjadi seorang bobotoh. Dia ingat pertama kali menonton langsung pertandingan saat Persib melawan Arema di Stadion Si Jalak Harupat saat kelas 6 SD.

"Saya maksa ke kakak biar bisa pergi ke stadion," katanya, Kamis (12/10/2017) malam.

Pengalaman itu ternyata menjadi tidak terlupakan baginya. Ketika dalam perjalanan ke stadion, Astri dan kakaknya mengalami nasib sial karena jatuh ke dalam selokan. Belum lagi, dia harus berjuang di antara ribuan bobotoh untuk masuk ke stadion hingga terinjak-injak.

Jelang remaja, Astri mulai aktif di Bomber. Sekitar 2013, dia bersama anggota Bomber lainnya ikut bertandang saat Persib melakukan pertandingan persahabatan di Ciamis. Saat itulah menjadi awal perkenalannya dengan alat musik tamborin.

"Awalnya iseng-iseng saja. Waktu itu pemain tamborin dari Bomber Music Crew (BMC) sedang tidak ada. Saya iseng pegang stick, eh kemudian malah keasyikan main," ujarnya.

Perjuangannya untuk bisa bermain tamborin tidak main-main. Bahkan, dia harus latihan hingga tangannya terluka.

Berlatih secara otodidak, akhirnya membuat mojang 21 tahun ini mahir memukul tamborin.

"Sekarang saya sudah dipercaya BMC untuk mengiringi mereka tiap pertandingan," ucapnya.

Rasa cintanya terhadap Persib juga sudah mendarah daging. Demi menonton tim Maung Bandung berlaga di final ISL 2014 di Palembang, dia rela menabung agar bisa sampai di Stadion Jakabaring.

Perjuangannya tidak sia-sia, karena Persib keluar sebagai juara setelah menang adu penalti dengan Persipura.

Bukti cinta lainnya, Astri rela mengecat kamar dengan logo Persib. Ia juga mengkoleksi beberapa souvenir khas Pangeran Biru, seperti jersey, jam, sepatu, dan beberapa pernak-pernik lainnya.

Disinggung soal pemain favorit, dia mengidolakan sosok kapten Persib Atep dan Eka Ramdani.

Bagi Astri, pemain-pemain bertubuh kecil tersebut memiliki kelebihan bisa berlari kencang dan gesit saat di lapangan.

"Sayang sih Eka pindah. Sedih tapi mau bagaimana lagi? Mungkin kariernya bukan di Persib," ujarnya.

Melihat tim kesayangannya yang saat ini sering mendapatkan hasil kurang baik, dia berjanji akan tetap mendukungnya. Hanya, dia berpesan kepada pemain dan manajemen agar bisa lebih kompak satu sama lainnya.

"Sama ketika pergantian pemain jangan terlalu mepet di akhir waktu. Pemain muda masih banyak yang bagus dan sayang bila tidak dimainkan," ujarnya.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Humas Jawa Barat Aher Ahmad Heryawan 160x600 Socmed Ayo Bandung 160x600