web analytics
Begini Perilaku Belanja Online Masyarakat Indonesia
Oleh Husnul Khatimah, pada Oct 13, 2017 | 10:18 WIB
Begini Perilaku Belanja Online Masyarakat Indonesia
Kegiatan Shopee Indonesia di Jakarta, Kamis (12/10/2017).(Husnul)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Tren belanja online sebagian besar masyarakat di dalam negeri saat ini terus berkembang seiring kemudahan layanan yang diberikan pelaku e-commerce.

Masyarakat menilai berbelanja melalui dunia maya lebih murah dan aman.

Mereka tinggal menggunakan ponsel dan duduk manis di rumah atau tempat kerja untuk memesan barang seperti pakaian dan elektronik. Tak lama kemudian, barang yang dipesan pun akan diantarkan ke tempat tujuan.

Brand Manager Shopee Indonesia Rezki Yanuar mengatakan saat ini sebagian besar masyarakat sudah menggunakan aplikasi ponsel untuk berbelanja online.

"Belanja online itu sudah mobile sekali. Orang lebih suka menggunakan ponsel saat berbelanja," kata Rezki di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Banyaknya masyarakat yang menggunakan aplikasi ponsel saat berbelanja online, kian terbukti saat pihaknya menyelenggarakan kampanye 10.10 Big Mobile Shopping Day 2017. Pada kampanye itu, sekitar 95% pesanan belanja terjadi melalui aplikasi Shopee di ponsel.

"Perilaku orang untuk belanja online itu harus lebih mudah dan cepat. Shopee sendiri konsepnya dari awal banyak menggunakan aplikasi ponsel," kata Rezki.

Rezki menambahkan user interface Shoppe secara khusus diciptakan untuk perangkat mobile sehingga memudahkan aktivitas belanja online melalui ponsel menjadi lebih cepat.

Oleh karena itu, perusahaan yang belum genap dua tahun ini sudah menyabet peringkat pertama sebagai aplikasi e-commerce terbaik di Indonesia.

Perilaku selanjutnya yang dapat dicermati dalam belanja online adalah waktu belanja.

Berdasarkan pengamatannya, secara umum aktivitas belanja online mengalami peningkatan pada waktu senggang seperti pagi hari sebelum bekerja, saat istirahat siang, dan malam hari.

"Pagi sudah mulai kelihatan naik tapi memang siang jadi puncaknya," ucap Rezki.

Kemudian perilaku terakhir terkait belanja online soal jenis kelamin konsumen. Berdasarkan data dalam belanja online wanita lebih banyak terlibat dibandingkan pria.

"Kalau dilihat dari jumlah order dan jumlah transaksi perempuan lebih besar dibandingkan laki-laki," kata Rezki

Perilaku perempuan dan laki-laki saat belanja memiliki perbedaan. Laki-laki biasanya mencari kecocokan harga, sedangkan wanita melihat diskon yang tersedia dan melihat barang-barang atau produk baru.

"Kemudian perempuan itu lebih impulsif dan lebih banyak membeli barang-barang yang lebih kecil seperti seprai atu lipstik. Kalau laki-laki lebih banyak membeli barang-barang yang besar seperti gadget atau kamera," kata Rezki.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600