web analytics
Predator Seksual Hollywood yang Lecehkan Puluhan Perempuan
Oleh Asri Wuni Wulandari, pada Oct 13, 2017 | 15:59 WIB
Predator Seksual Hollywood yang Lecehkan Puluhan Perempuan
Produser Hollywood, Harvey Weinstein. (REUTERS)

AYOBANDUNG.COM – Harvey Weinstein, produser film-film pemenang Piala Oscar, dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap 30 perempuan. Nama Angelina Jolie dan Gwyneth Paltrow adalah nama-nama terbaru yang mengaku jika dirinya adalah korban dari produser ternama itu. Keduanya menyebut jika insiden tersebut terjadi di awal-awal karir mereka.

Kasus ini pada mulanya terungkap setelah The New York Times merilis nama sejumlah perempuan yang pernah menjadi korban pelecehan pada 5 Oktober lalu. Dalam laporan itu, dituliskan jika Harvey telah banyak melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap beberapa aktris, jurnalis, dan karyawan di perusahaan miliknya, Miramax dan Weinstein Company.

Melansir BBC, mereka bergabung dengan serangkaian artis yang menuduh Harvey melakukan pelecehan seksual. Namun, Weinstein tetap membantah tuduhan pemerkosaan itu.

Istri Harvey, seorang perancang Georgina Chapman mengatakan jika ia akan meninggalkan suaminya. “Hatiku hancur untuk semua perempuan yang telah menderita rasa sakit yang luar biasa karena tindakan tak dimaafkan ini,” katanya. Georgina bersama produser Gangs of New York itu telah dikaruniai oleh dua orang anak.

Angelina Jolie, dalam sebuah surat elektronik menuliskan : “Saya memiliki pengalaman buruk dengan Harvey Weinstein di masa muda saya. Dan sebagai hasilnya, saya memilih untuk tidak pernah bekerja dengannya lagi dan memperingatkan orang lain saat mereka melakukannya.”

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan, Gwyneth Paltrow menuduh jika setelah Harvey mendapuknya untuk memerankan peran utama Emma, ia memanggilnya ke kamar hotel Harvey. Di dalam kamar hotel itu lah Harvey melakukan hal yang tidak-tidak kepada Gwyneth.

Laporan The New Yorker mengatakan jika 16 mantan karyawan mengetahui pelecehan-pelecehan seksual yang dilakukan Harvey. Aktris cum sutradara Italia-Asia, Argento dan Lucia Evans mengaku jika dirinya juga pernah didekati Harvey pada tahun 2004. Keduanya mengaku jika mereka dipaksa melakukan tindakan seksual oleh sang produser.

Seorang perempuan ketiga, yang tak ingin disebutkan namanya, mengatakan jika Harvey telah memaksanya secara seksual.

Kesemuanya kompak mengaku tak pernah berani berbicara. Sebab mereka khawatir jika hal itu akan berdampak pada karirnya.

Tuduhan lain berasal dari Mira Sorvino, salah seorang pemenang Piala Oscar pada 1996. Ia mengaku jika Harvey terus memaksanya untuk menjalin sebuah hubungan.

Juru bicara Weinstein Sallie Hofmeister mengeluarkan sebuah pernyataan jika Harvey menolak tuduhan-tuduhan tersebut. Harvey juga mengatakan jika tak ada sedikit pun tindak balas dendam terhadap perempuan-perempuan yang pernah menolaknya.

Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengaku jijik dengan perilaku seorang pria yang pernah mendapat penghargaan Piala Oscar terbaik pada tahun 1999 untuk film Shakespeare in Love.

Mereka bakal mengadakan pertemuan khusus pada Sabtu nanti untuk membahas tuduhan terhadap Harvey di tengah spekulasi bahwa kasus tersebut bisa saja mengikuti jejak Bafta dalam menangguhkan keanggotaannya.

“Kami menemukan jika perilaku Harvey Weinstein adalah hal yang menjijikan dan berlawanan dengan standar akademi juga komunitas kreatif yang diwakilinya,” ujar mereka dalam sebuah pernyataan.

Source: BBC

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Humas Jawa Barat Aher Ahmad Heryawan 160x600 Socmed Ayo Bandung 160x600