web analytics
Ketua DPD Golkar di Jabar Harus Mundur, Jika Hal Ini Terjadi
Oleh Mildan Abdalloh, pada Oct 12, 2017 | 06:21 WIB
Ketua DPD Golkar di Jabar Harus Mundur, Jika Hal Ini Terjadi
Ilustrasi pilkada. (Satrio/Ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Ketua DPD Golkar di Jawa Barat harus mundur dari jabatannya bila tidak bisa mempertahankan elektabilitas partai dalam beberapa bulan ke depan.

 

Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi mengatakan berdasarkan hasil rapat bersama pengurus di tingkat kabupaten/kota, Rabu (11/10/2017), mulai bulan depan perlu ada riset untuk mengukur elektabilitas partai.

Riset tersebut akan mengetahui elektabilitas Golkar setiap bulan dan berakhir pada April 2018 mendatang. Oleh karenanya, seluruh daerah di Jabar perlu meningkatkan atau mempertahankan elektabilitas partai.

"Jika sampai April 2018 tren elektabilitasnya menurun, maka Ketua DPD di kabupaten/kota harus mundur dari jabatannya," tutur Dedi.

Sebagai pucuk pimpinan, ketua DPD harus bisa mengendalikan tren elektabilitas partai.

"Kalau ternyata seluruh Jabar tren elektabilitasnya menurun, saya siap mengundurkan diri. Nanti akan dibuat fakta integritasnya yang harus ditandatangani oleh seluruh ketua DPD,” katanya.

Tak hanya itu, jika elektabilitas partai menurun anggota DPRD tidak akan menjadi prioritas untuk menjadi calon legislatif saat pileg 2019 di dapilnya.

"Ini sebagai punishment bagi ketua DPD dan anggota legislatif agar bekerja sungguh-sungguh," katanya.

Dia menjelaskan dengan cara seperti itu maka seluruh stakeholder di tubuh partai akan bekerja sungguh-sungguh melayani masyarakat.

"Golkar di daerah harus mulai merubah diri dengan cara turun langsung dan konsisten kepada grassroots," tegasnya.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600