web analytics
Andien Kisahkan Proses Hidupnya dalam Album Anyar "Metamorfosa"
Oleh Asri Wuni Wulandari, pada Oct 04, 2017 | 19:55 WIB
Andien Kisahkan Proses Hidupnya dalam Album Anyar
Andien tampil dalam gelaran launching album Metamorfosa di Galeri Indonesia Kaya, Rabu (4/10). (Ist)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Menandai 17 tahun berkarirnya di kancah musik tanah air, Andien kembali luncurkan album teranyarnya, Metamorfosa. Album ini menjadi obat kerinduan para penggemar akan lantunan suara indah dari penyanyi yang telah sukses dengan enam album sebelumnya.

Metamorfosa terasa begitu personal bagi Andien. Senada dengan judulnya, album ini menggambarkan perubahan hidup penyanyi berusia 32 tahun ini sejak awal karir hingga kini saatnya ia menyandang peran sebagai seorang istri dan ibu.

Selain itu, album teranyar Andien ini juga digarap tanpa ketergantungan dengan major label. Hal itu jelas membikin Andien dan managemennya harus belajar mengerjakan semuanya sendiri alias do it yourself. Kendati demikian, ini bukan kali pertamanya Andien menggarap album secara indie. Di tahun 2000, Andien sempat meluncurkan album indie berjudul Bisikan Hati.

“Album ini membawa saya kembali ke warna musik saya di awa-awal karir, tentu saja dengan segala pendewasaan atas proses yang sudah saya jalani selama ini, baik di musik maupun di luar musik,” ujar Andien dalam keterangan resmi yang diterima AyoBandung pada Rabu (4/10/2017).

Album ini juga menjadi bentuk rasa syukur Andien atas perjalanan hidup dan karir yang telah dilaluinya. “Saya banyak mengeksplorasi dan bereksperimen dengan musik yang membuat album ini terasa berbeda,” ujarnya. Selain berkolaborasi dengan banyak musisi, dalam album ini Andien juga berkolaborasi dengan Kawa, sang buah hati.

Rekaman album yang diproduseri oleh musisi Nikita Dompas ini dimulai ketika Andien tengah empat bulan mengandung anak pertamanya, Anaku Askara Biru. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu hampir kurang lebih satu tahun.

Sebanyak 11 lagu yang ada dalam album ini begitu kental dengan nuansa jazz dan lebih soulful. Dalam album ini Andien menggandeng beberapa musisi sekaliber seperti Tohpati, Abenk Alter, Lale Ilman Nino, juga Tulus.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600