web analytics
Jurus Riung Priangan Tingkatkan MICE di Kota Bandung
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada Jul 25, 2017 | 11:38 WIB
Jurus Riung Priangan Tingkatkan MICE di Kota Bandung
Riung Priangan menggelar diskusi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung di The Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (25/7/2017).(Eneng/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Bisnis perhotelan memiliki peran penting pada perkembangan ekonomi dan pariwisata di setiap daerah dalam memberikan fasilitas dan pelayanan kepada setiap wisatawan. 

Riung Priangan hadir sebagai perhimpunan hotel berbintang yang turut aktif dalam menyukseskan perkembangan pariwisata di Kota Bandung sejak 17 tahun lalu.

Untuk mempererat silaturahmi meningkatkan industri pariwisata di Kota Bandung, Riung Priangan menggelar diskusi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung di The Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (25/7/2017), dengan tema "Developing Bandung as the Preferred MICE and Leisure Destination in Indonesia".

"Sangat penting untuk mengembangkan Kota Bandung sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai event MICE (Meeting, Incentive, Conferencing, and exhibition) baik berskala kecil maupun besar," ucap Ketua Riung Priangan Nandang Suryana.

Berdasarkan data International Congress and Convention Association (ICCA), di Asean ada lebih dari 500 MICE event setiap tahun. Sayangnya, Indonesia sebagai negara terbesar di Asean hanya menerima kunjungan dari 100 MICE event per tahun.

Untuk menjadikan Bandung sebagai destinasi pilihan untuk MICE dan leisure di Indonsesia maka industri kreatif merupakan salah satu penyokong pemikatnya.

Data ICCA pun menyebut Bali masih menjadi pilihan utama untuk penyelenggaraan MICE di Indonesia disusul Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung.

General Manager The Trans Luxury Hotel Farid Patria mengatakan kerja sama yang baik stakeholder Kota Bandung baik pemerintah dan swasta diperlukan untuk membuat peringkat MICE pertama di Indonesia.

"Kami sangat menyambut baik adanya kesempatan untuk bekerja sama agar Kota Bandung lebih terintegrasi. Sehingga siap menyambut tamu domestik dan internasional baik itu di bidang MICE maupun leisure," katanya.

Kepala Disbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan kerja sama tersebut harus dilakukan bersama-sama dan bertahap. Sebab permasalahan pariwisata di Kota Bandung sangat banyak dan kompleks.

"Pemecahan masalah ini tidak bisa sporadis, harus bertahap, dan saat ini sedang satu-satu kita selesaikan. Oleh karenanya dinas dengan industri, dalam situasi ini harus berjalan paralel dan satu sinergitas,” ujarnya.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600