web analytics
Sekda KBB Siap Pensiun Dini Jika Diusung untuk Maju dalam Pilkada
Oleh Mildan Abdalloh, pada Jun 04, 2017 | 19:28 WIB
Sekda KBB Siap Pensiun Dini Jika Diusung untuk Maju dalam Pilkada
Sekda Kabupaten Bandung Barat, Maman S Sunjaya ketika mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat ke DPD PDIP, Bandung Barat, Minggu (4/6). (AyoBandung/Mildan Abdalloh)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sekretaris Daerah Bandung Barat, Maman S Sunjaya mengikuti penjaringan bakal calon Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat yang digelar oleh DPC PDIP setempat. Dengan begitu, dirinya mengaku siap terhadap apapun risikonya. Pun termasuk jika dirinya harus melakukan pensiun dini.

Pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat DPC PDIP dibuka sejak 20 mei dan akan ditutup pada 6 Juni mendatang. Maman mengambil formulir pendaftaran beberapa waktu lalu dan mengembalikannya pada Minggu (4/6/2017). Penyerahan formulir pendaftaran dan persyaratan admistrasi menjadi bukti keseriusannya untuk maju dalam Pilkada 2018 mendatang.

"Saya daftar menjadi Bupati, tapi kalau ternyata diusung Wakil Bupati juga siap," tutur Maman ketika diwawancara selepas pengembalian formulir.

Sebagai PNS aktif, Maman mengaku sudah siap dengan segala resikonya. Misalnya saja keharusannya untuk melakukan pensiun dini, jika ternyata diusung oleh partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

"Sesuai aturan, PNS harus menyatakan mengundurkan diri setelah ditetapka sebagai pasangan calon,” ujarnya. Ia mengaku, secara lisan dirinya telah meminta izin kepada Bupati Bandung Barat. Jikapun ternyata PDIP tidak memilihnya, dirinya tetap akan menjadi Sekretaris Daerah Bandung Barat.

Niat Maman untuk maju memperebutkan kursi pucuk kepemimpinan di Bandung Barat tidak hadir tanpa alasan. Dia menyebutkan, secara pribadi dirinya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat dari jalur politik. "Selama ini saya mengabdi dari Korpri, ingin ada nuansa baru dalam melaksanakan tugas mengabdi kepada masyarakat," akunya.

Terlebih jabatan Sekda merupakan pucuk tertinggi PNS di sebuah daerah. Hingga maju dalam Pilkada merupakan langkah untuk meningkatkan kapasitasnya.

"Tujuh tahun lagi pensiun. Mengambil keputusan ini sudah dipikirkan matang. Di KBB sudah enam tahun menempati karir tertinggi, jadi perlu dinamika," tutupnya.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600