Yamaha Mio S

Masjid Berkapasitas 60.000 Orang Siap Dibangun di Jabar

  Jumat, 29 Desember 2017   Mildan Abdalloh
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meletakkan batu pertama di pembangunan Masjid Al Jabbar, Gedebage, Bandung, Jumat (29/12). (AyoBandung/Mildan Abdalloh)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan melakukan peletakan pertama pembangunan masjid Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, Jumat (29/12/2017). Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun Pemerintah Provinsi Jabar dengan kapasitas mencapai puluhan ribu orang.

"Masjid ini akan mampu menampung 60.000 jemaah, baik di dalam maupun di plazanya, untuk di dalam masjid bisa menampung 33.000 jemaah, sisanya di luar," tutur pria yang akrab disapa Aher itu.

Masjid tersebut akan dibangun oleh PT Wika selama kurang lebih dua tahun dengan anggaran multi years. Untuk tahun 2017 dan 2018, anggaran yang disediakan mencapai Rp 500 miliar dan total kebutuhan anggaran mencapai lebih dari Rp 900 miliar.

Ada beberapa keunikan yang dimiliki oleh Masjid Al Jabbar. Masjid tersebut berada di atas danau retensi pengendali banjir yang membuatnya akan tampak terapung.

"Luas bangunannya 99 x 99 meter, dibangun di atas lahan 21 hektare. Memiliki empat menara, terdapat tiga lantai," ungkap Aher.

Lantai pertama akan difungsikan sebagai museum sejarah nabi dan museum tiga masjid besar Islam yakni Madinah, Al Aqsa, dan Masjid Nabawi.  Hal tersebut menjadikan Masjid Al Jabbar, selain berfungsi sebagai tempat ibadah, juga sebagai tempat edukasi keagamaan.

Konsep bangunan Masjid Al Jabbar juga punya makna khusus. Luas bangunan 99 x 99 meter bermakna asmaul husna. Sementara empat menara diartikan sebagai “Jabar masagi”. Tiga dari menara memiliki ketinggian hingga 33 meter yang diartikan sebagai tahmid, takbir, dan tahrim. Sementara satu menara lainnya berketinggian 99 meter yang, lagi-lagi, bermakna asmaul husna. Lalu, lahan seluas 21 hektare itu merujuk pada abad 21 sebagai masa di mana masjid tersebut dibangun.

"Jika melihat semuanya, maka masjid Al Jabbar menjadi pertama di dunia yang mempunyai konsep seperti ini," kata Aher.

Dengan kapasitas mencapai 60.000 dan berada di tempat strategis, Aher berharap Masjid Al Jabbar bisa menjadi fasilitas bagi masyarakat tatar Pasundan untuk beribadah.

"Lokasinya dekat dengan GBLA, kapasitas GBLA hanya 40.000. Jadi kalau Persib main di sana, maka bisa menampung semua bobotoh untuk salat berjamaah atau kalau menang bahkan juara bisa dijadikan tempat istighosah," katanya.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar