Yamaha Mio S

Berlatih Kesabaran dengan Memanah di Leuit Archery

  Kamis, 21 Desember 2017   A. Dadan Muhanda
Latihan Memanah DI Leuit Archery (Abdillah Hanifan/Job)

BANDUNG,AYOBANDUNG.COM--Giriloka Leuit Archery adalah komunitas panahan Bandung Timur tepatnya Cibiru Hilir, Desa Cileunyi, Kabupaten Bandung yang di gagas Teni Taryana(45)

Giriloka berarti tempat dibawah kaki gunung dengan musabab tempat latihan komunitas ini menghadap  ke gunung Manglayang. Sedangkan Leuit adalah singkatan dari Leuwih Dalit yang maknanya merekatkan atau mengakrabkan dengan harapan adanya Leuit Archery  dapat lebih mengakrabkan dan menjaga silaturahmi

Terbentuk pada Februari 2017, komunitas yang juga bagian dari komunitas panahan tradisional Kutaloka ini, kini sudah beranggotakan sekitar 30 orang dari remaja sekitar, orang tua dan mahasiswa yang ngekos sekitaran tempat berlatihnya di Cibiru Hilir, Desa Cileunyi

Awalnya memang Kang Teta, sapaan akrab Teni, meminati panahan saat mengikuti komunitas panahan tradisional Kutaloka di daerah Banjaran

"Leuit dibentuk untuk mewadahi baraya yang bertempat tinggal di Bandung Timur" Ujar Kang Teta di sela latihan sore sambil bercakap dengan ayobandung Rabu(20/12/2017)

Dengan memanfaatkan lahan kosong pinggir sawah setela mendapat izin pemiliknya, komunitas ini berlatih setiap sore dan Minggu pagi dan terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung tanpa membatasi pada kalangan tertentu

Bagi Kang Teta tak ada paksaan keanggotaan dalam Leuit Archery, aktifitas didalamnya didasari oleh kesedian dan keikhlasan karena tujuan utamanya adalah silaturahmi

Yang unik, dalam melatih ia menerapkan metode berbeda pada setiap anggota "Metode latihan dikita mah beda-beda, menurut saya mah setiap orang cara sama ketertarikannya berbeda jadi kita bebasin dulu baru selebihnya kita kasih tau" Ujar Pria yang juga aktif di komunitas Ngamumule Basa Sunda ini

Baginya, selain melestarikan olahraga yang disunahkan Rosulullah dan menjaga silaturahmi, panahan perlu kesabaran dan hati yang tulus dalam menjalankannya. "Panahan itu perlu tenang, jangan jumawa, nanti gak bener" ujarnya sambil memeperagakan teknik memanah

Ia pun merasakan perubahan setelah menekuni panahan, bagi dirinya panahan mengajarkan ketenangan, kesabaran dan fokus yang dapat diaplikasikan dalam berbagai hal dalam kehidupan.(Abdillah Hanifan/Job)

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar