Yamaha Mio S

KPU Kota Bandung Antisipasi Partisipasi Pemilih Turun karena Mudik Lebaran

  Rabu, 13 Desember 2017   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ilustrasi Pilkada 2018. (AyoBandung/Satrio Iman)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Pencoblosan pada Pilkada Serentak 2018 nanti bertepatan dengan musim libur lebaran. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum alias KPU Kota Bandung bakal berupaya meningkatkan partisipasi pemilih, mengingat kemungkinan sebagian besar warga Kota Bandung yang tengah dalam perjalanan pulang dari kampung halamannya masing-masing.

Sekadar informasi, pemilihan Wali Kota Bandung akan berlangsung pada 27 Juni 2018. Dengan kata lain, momen pencoblosan itu akan berlangsung pada H+10 Idulfitri 2018.

"Kami khawatir dalam Pilgub (Jabar) partisipasi pasti akan tinggi, sedangkan Pilwalkot (Bandung) tidak,” ujar Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok kepada awak media di Taman Sejarah, Bandung, Selasa (12/12/2017).

Pasalnya, lanjut Rifqi, pencoblosan Pilgub Jabar bisa dilakukan di daerah mana saja asalkan masih berada dalam lingkup Jawa Barat. Sedangkan Pilwalkot Bandung harus dilakukan di Kota Bandung. “Makanya untuk warga Bandung, tong hilap (jangan lupa) ikut milih dan pulang lagi ke Bandung,” tambahnya.

Mengantisipasi hal tersebut, sejak jauh-jauh hari KPU Kota Bandung telah gencar mensosialisasikan dan mengingatkan warga supaya bisa kembali ke Bandung dalam waktu cepat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Makanya kami akan berupaya untuk mengingatkan warga untuk menggunakan hak pilihnya dan pulang ke Bandung. Walaupun kita tak punya cara lain untuk menghindari kemungkinan itu,” kata Rifqi.

Pada Pilwalkot Bandung 2018 mendatang, KPU Kota Bandung menargetkan angka partisipasi pemilih bisa melebihi 70% dari 1,7 juta pemilih dengan KTP-el. Angka tersebut lebih besar daripada tahun 2013 yang hanya berkisar pada 60%,

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar