Yamaha Aerox

Diduga Ada Pembantai Rusa di Pulau Komodo, BNTK Lakukan Penelusuran

  Jumat, 11 Agustus 2017   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. (Wikipedia)

KUPANG, AYOBANDUNG.COM – Balai Taman Nasional Komodo alias BNTK telah membentuk tim internal untuk menyelidiki dugaan pembantaian puluhan rusa di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Penegak Hukum dan aparat kepolisian, BNTK melakukan investigasi terkait foto sebuah kapal motor berisi rusia dan beberapa orang penumpang yang beredar di media.

"Kami telah membentuk tim investasi untuk mengungkap kebenaran apakah dugaan pembantaian puluhan rusa di Pulau Komodo benar terjadi seperti di dalam foto yang beredar di media sosial atau tidak," kata Kepala BNTK, Sudiono, seperti dilansir dari ANTARA, Jumat (11/8/2017).

Namun Sudiono belum bisa memastikan asal usul rusa, waktu pembantaian, siapa pelakunya, dan data-data lain terkait proses pengungkapan. "Tetapi hal yang pasti bahwa kami telah membentuk tim internal untuk melakukan investigasi awal terhadap akun Facebook yang memuat foto-foto tersebut," katanya.

Sebelumnya, sejumlah pihak mengecam tindakan itu dan meminta Kepala BTNK bertanggung jawab. Wakil Ketua DPRD Manggarai Barat, Abdul Ganir menegaskan, BNTK tak boleh membuat pernyataan seolah-olah mereka tidak diberi tugas untuk menjaga Taman Nasional Komodo. “Kepala BNTK harus dimintai pertanggungjawabannya,” tegasnya.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar