Yamaha NMax

Okupansi Hotel di Jabar saat Ramadan Rendah

  Senin, 03 Juli 2017   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ilustrasi hotel.(Pixabay)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar mengungkapkan selama  Ramadan tingkat okupansi perhotelan di provinsi tersebut mencapai pada level terendah.

"Bahkan jika dirata-rata okupasi perhotelan Jawa Barat lebih rendah daripada di Kota Bandung, yakni 30%-35% dan 45% untuk okupansi Kota Bandung," ungkap Herman kepada AyoBandung, Senin (3/7/2017).

Menurut Herman, data perbedaan okupansi hotel di Jawa Barat baik yang berada di pinggiran kota maupun tengah kota selama Ramadan tetap tidak jauh menunjukkan perbedaan yang drastis.

"Data okupansi ini tidak berbeda jauh, yakni perbedaannya sekitar 15% antara tengah kota dan pinggiran kota," kata Herman.

Sementata itu, Herman mengatakan, sebenarnya cara pemasaran hotel saat ini sudah terus didukung dengan kecanggihan sistem pemasaran online. Namun, cara tersebut belum memengaruhi daya dan okupansi hotel.

"Hal itu (sistem online) sebenarnya untuk mewadahi kalau para tamu atau pengunjung yang malas untuk pergi jauh untuk mencari penginapan," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar