web analytics
Musim Hujan Tak Tentu,Waspada Sarang Nyamuk
pada Aug 29, 2016 | 16:49 WIB
Musim Hujan Tak Tentu,Waspada Sarang Nyamuk
ilustrasi (sp.beritasatu.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Dinas Kesehatan Kota Bandung menetapkan status waspada terkait dengan musim panca roba yang tak menentu pada akhi-akhir ini. Cuaca yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat hingga kini dapat menyebabkan munculnya jentik-jentik nyamuk yang bisa mengakibatkan demam berdarah (DBB).

Menurut Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanegara, meski kondisi cuaca saat ini dalam status waspada, namun untuk kasus DBD belum masuk ke dalam kejadian luar biasa (KLB). Pasalnya, kasus warga Kota Bandung yang terkena DBD hingga kini masih dalam angka normal yakni 200 kasus per bulan.

"Sepanjang tahun di Bandung selalu ada kasus itu (DBD), tapi untuk sekarang tidak KLB. Karena kalau KLB kan ada peningkatan kasus setiap bulannya. Nah yang jadi masalah adalah, cuacanya kan seharusnya sekarang tidak hujan," kata Ahyani saat di temui di kantornya Jalan Suprarmat, Kota Bandung, Senin (29/8/2016).

Diakui Ahyani, seharusnya saat ini Kota Bandung memasuki musim kemarau. Namun nyatanya, hujan selalu mengguyur Bandung dengan berbagai intensitas serta waktu yang tak tertentu. Kondisi itu, lanjut Ahyani, akan terjadi genangan air dimana-dimana dan menjadi tempat munculnya jentik-jentik nyamuk.

"Harusnya bulan bulan kayak gini kemarau. Tapi kan kita sekarang sampai Desember tetap hujan. Justru lebih parah lagi ada hujan terus tidak karena mengakibatkan ada genangan air," cetusnya.

Genangan air tersebut dikatakan Ahyani akan sangat berbahaya jika tidak segera untuk dibersihkan atau dikuras. Pasalnya, dimulai dari genangan air yang mrnjadi sarang nyamuk untik melahirkan danmengakibatkan DBD.

"Justru lebih bahaya kalau tidak rajin pemberantasan sarang nyamuk, nah jentik jentik bisa muncul. Itu yang bahaya, karena sarang nyamuk enggak hanya di aie kotor saja, tapi di air bersih juga suka ada," tuturnya.

Bahkan seluruh kecamatan di Kota Bandung ditegaskan Ahyani merupakan wilayah endemi. Karena Kota Bandung merupakan perlintasan dari berbagai daerah seperti sari Kabupaten Bandung, Sumedang, Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

"Semua kecamatan endemi karena kita kota terbuka, dari mana-mana lewat Bandung. Yang di sekolah saja datang dari mana-mana kan," tuturnya.

Guna mengantisipasi hadirnya sarang nyamuk, Ahyani pun menghimbau masyarakat agar lebih rajin menguras bak air serta hindarkan ada genangan air secara terbuka. Usahakan jika mendapati genangaan air secara terbuka, untuk segera membuang atau membersihkan.(Roni)

Editor : Yatti Chahyati
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Mio S Socmed Ayo Bandung 160x600