web analytics
Mulai Serang Bandung, DBD Renggut Nyawa Dua Anak di Cimahi
pada 04 Feb , 2016 | 17:57 WIB
Mulai Serang Bandung, DBD Renggut Nyawa Dua Anak di Cimahi
ilustrasi (http://poskotanews.com/)

BANDUNG, AYOBANDUNG.com - Dua orang warga Kota Cimahi dinyatakan meninggal dunia karena terjangkit Demam Berdarah Dangue (DBD) pada awal tahun 2016 ini.

Hingga saat ini temuan kasus DBD hingga awal bulan Februari ini sudah mencapai 49 orang.

Petugas Programer DBD Dinkes Cimahi, Eka Febriana menuturkan, kategori usia yang meninggal akibat DBD adalah anak-anak. Begitu pula dengan penderita DBD juga didominasi anak-anak.

"Korban meninggal karena telat ditangani, setelah parah baru dibawa ke rumah sakit, " ungkapnya, Kamis (4/2/2016).

Langkah antisipasi agar korban DBD tidak kembali bertambah, salah satunya dengan menggalakan program 3M (Mengubur, Menutup, Menguras), serta mengadakan fogging di setiap kelurahan khususnya di wilayah yang ditemukan kasus endemis DBD.

"Fogging dilakukan jika dalam penyelidikan ada kasus DBD, jadi tidak setiap daerah difogging," tuturnya.

Salah satu wilayah yang difogging yaitu Kelurahan Melong, Kec. Cimahi Selatan. Di wilayah ini, petugas Dinkes melakukan pengasapan ke tiap rumah, selokan atau tempat-tempat lainnya yang bisa dijadikan sarang nyamuk.

Petugas sanitasi puskesmas Melong Asih, Zaky Rahman menuturkan, untuk tahun ini di wilayahnya tercatat ditemukan 10 kasus yang satu orang diantaranya meninggal karena DBD. Karena itu pihaknya dibantu Dinkes melakukan fogging di beberapa RW.

" Kita sudah melakukan fogging di RW 16, 31 dan RW 19. Fogging ini dilakukan jika disuatu tempat terindikasi kasus DBD, " jelasnya.

Dikatakannya, masyarakat masih kurang sadar bahwa genangan air biasanya dijadikan tempat berkembang biak nyamuk.

"Sayangnya masyarakat belum semua sadar untuk melaksanakan hidup bersih di lingkungan sekitarnya, " katanya

Salah seorang warga RT 03/RW 31 Kelurahan Melong, Kec. Cimahi Selatan, Zulfikar ,43, mengaku dia dan anaknya pernah terserang penyakit DBD dan mendapat perawatan di rumah sakit selama 7 hari.

"Selain saya dan anak saya, warga lainnya pernah ada yang terjangkit DBD, kami bersyukur sekarang wilayah ini difogging, "ujarnya. (guntur)

Editor : Yatti Chahyati
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox Socmed Ayo Bandung 160x600