Thailand Tahan Warga Asing ‘Si Kaus Kuning’ Diduga Pelaku Utama Bom

  Sabtu, 26 September 2015   Yatti Chahyati
BOM: Kepolisian Thailand tangkap pria asing yang diduga pelaku utama bom di Thailand beberapa waktu lalu. (http://ichef.bbci.co.uk)

Bangkok- Setelah sempat kabar beberapa waktu lalu jika bom di salah satu tempat ibadah di thailand adalah pria warga negara asing, akhirnya kepolisian Thailand Sabtu membenarkan hal tersebut.

Pihak Kepolisian Thailand menyatakan bahwa seorang pria warga asing yang ditahan atas serangan mematikan di Bangkok bulan lalu adalah tersangka utama berkaos kuning seperti tampak di gambar CCTV dan meninggalkan bungkusan di kuil beberapa saat sebelum ledakan tersebut terjadi.

Para penguasa sebelumnya mengatakan tak dapat dipercaya bahwa satu di antara dua pria tersebut yang ditahan terkait ledakan pada 17 Agustus merupakan pengebom yang telah merupakan hasil investigasi kontradiksi dan sering membingungkan. Ledakan tersebut merenggut 20 jiwa dan ratusan lagi luka-luka.

Tapi pada Sabtu juru bicara Kepolisian Nasional Prawut Thavornsiri mengatakan penyelidikan lebih lanjut telah mengungkap tersangka yang ditangkap pertama, seorang pria yang polisi identifikasi berdana Adem Karadag dan kebangsaannya belum dikonfirmasi, merupakan pengebom.

"Sudah dikonfirmasi bahwa Adem ialah pria yang berkaos kuning berdasarkan gambar CCTV, laporan para saksi mata dan pengakuannya sendiri," kata Prawut.

"Setelah ia meletakkan bom itu di kuil ia naik ojek dan mengganti kaosnya di satu ruang kamar ganti di Lumini Park (di dekatnya)" sebelum pergi ke rumah susun tempat dia ditangkap pada akhir Agustus.

Pengacara Karadag mengatakan kepada kantor berita AFP pada Sabtu bahwa ia tak diberi akses kepada kliennya awal pekan ini oleh para pejabat di barak militer di Bangkok tempat dia ditahan karena tersangka "sakit".

Chuchart Kanphai menambahkan bahwa ia tidak yakin kliennya -- yang ia panggil Bilal Mohammed dan tidak berada di negara itu pada saat serangan tersebut -- telah mengaku.

Tersangka itu sekarang menghadapi hingga delapan dakwaan termasuk rencana pembunuhan, kata Prawut.

Pada Sabtu siang puluhan media lokal dan internasional menunggu di Kuil Erawan di pusat komersial Bangkok tempat Karadag dijadwalkan menjalani reka ulang atas dugaan perannya dalam kejahatan itu -- suatu prosedur standar kepolisian Thailand.

Serangan yang tak diduga-duga itu di distrik yang ramai jantung Bangkok bulan lalu menghentak negara itu dan merupakan pukulan baru atas reputasi Thailand sebagai daearah tujuan wisata.

Mayoritas korban ledakan adalah warga Tiongkok, yang mempercayai bahwa berdoa di kuil tersebut akan membawa keberuntungan.(*)

   

 

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar